Ketika James, seorang manajer senior dari London, menerima penugasan di Jakarta, rasa antusiasnya berubah menjadi khawatir. Selain gaji, ia bertanya—bagaimana dengan tempat tinggal, sekolah anak, dan aturan pajak Indonesia yang rumit? Kisah ini umum bagi ekspatriat, sehingga desain kompensasi menjadi krusial.
Paket kompensasi ekspatriat di Indonesia umumnya mencakup tunjangan perumahan, tax equalization, asuransi kesehatan, dukungan pendidikan, transportasi, serta tunjangan penempatan atau kesulitan. Komponen ini bukan hanya soal menarik talenta, tetapi juga memastikan kepatuhan hukum.
Kerangka Hukum
Menurut regulasi Indonesia, hampir semua tunjangan dianggap penghasilan kena pajak. Karena itu, banyak perusahaan menerapkan tax equalization agar beban pajak ekspatriat setara dengan di negara asal. Ekspatriat juga wajib didaftarkan ke BPJS (jika memenuhi syarat), dan seluruh tunjangan harus dilaporkan melalui pajak penghasilan bulanan.
Kasus Nyata
Sebuah perusahaan migas multinasional pernah bermasalah ketika insinyur ekspatriat diberi tunjangan perumahan tanpa tax equalization. Mereka merasa dirugikan karena pajak pribadi lebih tinggi dari perkiraan. Setelah negosiasi, perusahaan memperbaiki kebijakan dengan tax equalization sehingga turnover bisa dicegah.
Praktik Terbaik
Terapkan tax equalization.
Sediakan perumahan dan sekolah internasional untuk keluarga.
Pastikan kepatuhan BPJS dan pajak.
Tambahkan pelatihan budaya.
Buat kontrak jelas mengenai semua tunjangan.
Kesimpulan
Paket kompensasi ekspatriat yang tepat memastikan daya tarik, retensi, dan kepatuhan hukum—fondasi penting bagi keberhasilan bisnis internasional di Indonesia.
References
Indonesia Income Tax Law (UU No. 7/1983, as amended by UU HPP 2021
Ministry of Manpower Regulation No. 35/2015 on Expatriate Employment
BPJS Kesehatan & BPJS Ketenagakerjaan official guidelines
Leave A Comment